Posts Tagged LSIP

Rekomendasi Saham hari ini 29 November 2011

JURNAL ANALISA SAHAM

DAILY RECOMMENDATION

Selamat pagi, rekan sekalian.
Berikut kami informasikan strategy untuk tgl 29 November 2011.

Rekomendasi:

  1. Short Term Trading, diperkirakan akan terjadi teknikal rebound. Tetapi apabila IHSG dibuka dengan Gap Up, sebaiknya tidak beli secara agresif. Speculative buy dengan porsi sedikit masih bisa.
  2. Agar kenaikan IHSG bisa lebih leluasa, IHSG perlu berada di atas level 3650
  3. Dow Jones naik +2,59% (tutup persis di bawah MA50 daily), EIDO naik +1,09% (tutup di bawah MA 50 daily). Kenaikan EIDO tidak sekencang kenaikan Dow Jones.
  4. Untuk porsi trading disarankan,

Konservatif : 20% – 30% dari total dana
Medium : 30% – 40% dari total dana
Agresif : 40% – 60% dari total dana

 

Support IHSG:  3600-3578, 3580
Resistant IHSG: 3680, 3750, 3800

*Support dan resistant IHSG bergerak dinamis setiap harinya.

Stock Update:

Foreign Net Buy kemarin terlihat pada saham ASII, KLBF, INDY, LSIP, MYOR

Pilihan Swing Trading
Silakan pilih saham yang disesuaikan dengan money management.
(Untuk update saham yang belum dicover, silakan request update melalui email. Terima kasih.)

Dengan kondisi market overall yang agak riskan, harap perhatikan support masing2 saham dengan baik atau kurangi posisi sampai resiko yang bisa ditoleransi.

Keputusan buy sebaiknya kita perhatikan kondisi regional menjelang opening.

1. TBIG (buy on support)
TBIG rebound di fibo 50%
Buy area: 2150-2225 (pyramiding)
Support : 2100
Target/Resist: 2350, kalau power kuat ke 2500

2. INTP (speculative buy on weakness)
Buy area : 14500-14700
Support: 14.400(terdekat), 13.900
Target/Resist: 15200-15450 (ada gap, yang mungkin ditutup)

3. LSIP (buy on weakness)
Akumulasi foreign net buy cukup baik.
Dan selama index koreksi, relatif tidak terlalu dalam, kuat bertahan.
Diperkirakan bisa break 2400
Buy area: 2300-2350
Support: 2300-2250(ada MA22).
Target/ Resist: 2400 (kalau bisa di break, hold), 2450-2500, 2575-2600

4. AALI (buy on weakness)
Rekomendasi ini telah dikeluarkan sore kemarin melalui email
Buy on weakness 21.000 ke bawah
Support: 20400-20500
Target/Resist: (1) 21700-22000 (2) 22.700

5. UNTR (buy on weakness)
Rekomendasi ini telah dikeluarkan sore kemarin melalui email
Buy area : di bawah 23800
Support 22500-22900.
Target perkiraan 25200

6. BMRI (Sell on strength)
BMRI membentuk garis resistant di 6500, jika bisa melewati ini, resist berikutnya diperkirakan di area 6800.
Support : 6450
Support backup: 6250-6300 (bila harga turun ke sini sudah keluar dari Bollinger band dan ada support yang dibuat oleh gap)
Target/Resist: 6800, 6900-6950 (ada gap)
Floating: -1,5%

7. BBRI (sell on strength)
Salah satu saham yang masih cukup kuat bertahan, kemarin foreign net buy.
Support : 6500
Support Backup : (1). 6350 (keluar dari Bollinger band), (2) 6050-6150 (keluar dari Bollinger band + ada support Gap + MA200)
Target / Resist: 6700 – 6800
Floating : +0%

8. ASII (sell on strength)
Support : 65500
Support Backup: 64000
Target/Resist: 70500-71500
Floating : +0%

9. BBCA (sell on strength)
Posisi saat ini agak riskan. Karena rebound yang terjadi lemah.
Kita pertimbangkan keluar sebagian dulu di 7550-7600 ketika rebound.
Buy area:(2) 7400-7500
Support: 7400
Support backup : 7400-7500
Target / Resist: 7550-7600, 7800-7900

10. ITMG (sell on strength)
Posisi saat ini candle sudah keluar dari Bollinger band, berpeluang terjadi teknikal rebound.
Tetapi rebound yang terjadi pada ITMG tergolong lemah, dan ada garis resistant yang menghadang.
Bisa dipertimbangkan untuk keluar sebagian di 39.650 (fibo 38%), kemudian 40.700 (fibo 50%)
Titik2 penting: 37850 (ada gap), 35750 (ada gap).

Notes: Rekomendasi ini khusus untuk member dari Jurnal Analisa Saham. Harap tidak menyebarkan tanpa seijin moderator.

Silakan cek kembali chart masing2.

Catatan:
1. Swing Trading (buy n hold 2 hari – 2 minggu)
2. EIDO: Index MSCI, semacam index IHSG yang ada di Amerika (memuat saham2 blue chip, ASII, BBRI, BMRI, dll). Bisa menjadi acuan pergerakan IHSG (saling mempengaruhi).
3. Speculative buy: Kondisi beli yang perlu hati-hati, bisa dilakukan dengan mengurangi jumlah lot dan money management yang baik.
4. Buy on Break : Beli jika harga closing sudah berhasil menembus resistant. Atau beli jika volume besar dan harga rata2 di atas resistant.

Disclaimer on,

Best Regards,

Website : JurnalAnalisaSaham.com

Twitter : @JSaham

Facebook: Jurnal Analisa Saham

Untuk mendapatkan update lebih lanjut mengenai rekomendasi ini langsung ke email anda, dan private mentoring mengenai strategi trading silakan mendaftar di program SMART TRADING kami.



Powered by WP Email Capture

atau:

Hubungi kami di :

David W. Chandra

HP: 0858-530-530-67
Office: 031-5617766
YM:
Email:jurnalanalisasaham@gmail.com

, , , , , , , , , , , , , , , , ,

No Comments

Analisa Saham LSIP 3 Juni 2011

Saham LSIP sedang dalam proses naik. Apabila bisa melewati 2.450, kemungkinan semakin menguat. Support di 2375. Seperti yang telah kami ulas dalam Special Report berikut.

 

Analisa Saham LSIP Daily

Analisa Saham LSIP Daily

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mari kita ulas dari sisi analisa teknikal.

Daily:

Dilihat dari sisi daily, LSIP  saat ini sedang mendekati resistant 2.450 yang apabila berhasil di break, kemungkinan akan start wave baru, dan semakin naik.

Kenaikan EPS QoQ yang tinggi apabila bisa dijaga dengan baik, akan membawa harga saham ini semakin tinggi.

Laporan khusus mengenai ini bisa dilihat di sini –> SPECIAL REPORT.

Pembagian Deviden sebesar RP.61 / lembar saham bisa menjadi katalis nya untuk semakin memikat para investor.

 

Target Price:

1. Jangka Panjang 2.900.

2. Perlu melewati 2.600 terlebih dahulu

 

Strategy:

Jadi bagaimana dong strategynya, kalau kita ingin membeli saham LSIP ini?

1. Yang terbaik saat ini adalah menunggu bisa break 2.450 dan average up di 2.600.

2. Tetapi bisa juga melakukan akumulasi apabila terjadi koreksi.

 

Support:

Terlihat ada 2 support:

1. di area 2.350 – 2.375

 

Titik-titik penting nya sbb:

1. 2.900,

2. 2.600

3. 2.450

4. 2.375

 

Serba – Serbi Berita tentang LSIP:

TEMPO Interaktif, Jakarta – Perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP), membagikan dividen sebesar Rp 61 per lembar saham atau sekitar 40 persen dari laba bersih tahun lalu senilai Rp 1,03 triliun.

Tanggal yang memuat dividen (cum dividend) di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 16 Juni dan tanggal yang tidak memuat dividen (ex dividend) pada 17 Juni. Cum untuk pasar tunai pada 21 Juni dan ex pada 22 Juni. Pembayaran dilakukan pada 6 Juli.

Berita selengkapnya…

 

Semoga bermanfaat.

jurnalanalisasaham.com

GeekySpeaky: Submit Your Site!

contoh analisis saham (24)lsip (14)

, , , , , , ,

No Comments

Rekomendasi – Analisa Saham 11 Mei 2011

Silakan perhatikan:

Sec 1: ELTY, BJBR, LSIP, BLTA, GJTL, LPKR

Sec 2: EMDE,  KREN, MIRA

Selalu gunakan money management.

Disc. on

 

Detail teknik dan strategi sudah kami kirimkan ke email member masing-masing.

Bila ingin mendapatkan langsung, silakan subscribe pada pojok kanan atas website.

 

NB: maaf, DYNA masuk rekomendasi tadi, seharusnya tidak.

, , , , , , , , , , , , ,

No Comments